KOMPAS JELAJAH SEPEDA FLORES

Pemerintah Kabupaten Ngada akan memfasilitasi kegiatan Kompas Jelajah Sepeda Flores yang diselenggarakan oleh Manajemen Media Nasional Kompas. Hal ini disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ngada, Hironimus Reba Watu pada rapat pemantapan yang dilaksanakan di ruang rapat Bagian Perekonomian Setda Ngada. Rapat pemantapan ini diselenggarakan pada hari Selasa 8 Agustus 2017.

Hironimus Reba Watu mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngada menyambut baik dan mendukung kegiatan Kompas Jelajah Flores, yang dalam agenda turnya akan menyinggahi dua destinasi wisata di ngada yakni di Riung dan Kampung Tradisional Bena. Menurutnya, kegiatan ini akan berdampak positif khususnya dalam mempopulerkan wisata alam dan budaya yang ada di ngada. Selain itu, beberapa jalur yang akan dilewati oleh rombongan Kompas Jelajah Sepeda Flores sepanjang rute Mbay - Riung dan Bajawa - Ruteng, merupakan spot menarik yang akan menjadi daya tarik bagi para pesepeda tersebut.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ngada ini menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngada telah menyiapkan beberapa hal teknis untuk membantu melancarkan kegiatan tersebut. Beberapa fasilitas dukungan yaitu tenda kegiatan penyambutan, air bersih dan felt bed berjumlah 60 buah. Selain itu pemerintah juga akan menggelar acara penyambutan rombongan Kompas Jelajah Sepeda Flores di Riung, sebelumnya rombongan ini akan melakukan kemping di Pulau Rutong. Penyambutan akan diwarnai dengan atraksi tinju tradisonal bela,  caci, dan  akan digelar Gala Dinner di Pulau Rutong bersama Bupati Ngada dan seluruh pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Ngada.

Kegiatan Kedua

Ketua Tim Kompas Jelajah Sepeda Flores, Jannes Eudes mengatakan bahwa kegiatan Kompas Jelajah Sepeda Flores ini merupakan kali kedua, setelah tahun sebelumnya melewati rute Bajawa - Bena.  Pemilihan wilayah Flores sebagai destinasi tur sepeda kompas ini dikarenakan, Flores saat ini menjadi salah satu tujuan wisata dunia. Kegiatan Tur Sepeda Kompas ini dimaksudkan untuk mengenalkan dan mempopulerkan wisata alam dan budaya yang ada di Indonesia, mengingat saat ini banyak spot wisata Flores yang belum terangkat ke publik. Selain itu, Kompas sebagai salah satu media nasional, berkewajiban untuk turut menjual potensi wisata indonesia khususnya Flores ke kancah internasional.

 

Agenda Kegiatan

Ketua Tim Kompas, Jannes Eudes menjelaskan bahwa rute jelajah yang akan dilakukan oleh lebih dari 50 peserta termasuk tim. Skenario rute jelajah akan dimulai dari Maumere pada tanggal 12 Agustus 2017, menuju Danau Kelimutu dan rombongan akan menginap di seputaran Kantor KSDA Kelimutu. Selanjutnya pada tanggal 13 Agustus 2017, rombongan tur sepeda akan melewati jalur utara Detusoko menuju Riung, dan akan beristirahat pada rute ke 70 kilometer. Sesuai jadwal, apabila tidak mengalami hambatan, rombongan Jelajah Sepeda Kompas akan memasuki wilayah Riung melalui Mbay pada pukul lima sore.

Di Riung, rombongan ini tidak akan menginap di hotel, namun akan melakukan kemping di Pulau Rutong guna merasakan suasana alam Riung, untuk keesokan harinya mereka akan menjelajahi beberapa spot menarik termasuk Pulau Kelelawar. Tepat pukul 8 pagi, tanggal 14 Agustus 2017, rombongan Kompas Jelajah Sepeda akan start dari Riung menuju Bajawa, dan nantinya akan mengunjungi Kampung Tradisonal Bena. Berdasarkan skenario tur, rombongan Kompas Jelajah Sepeda Flores akan meninggalkan Bajawa menuju Labuan Bajo pada tanggal 15 Agustus 2017, melewati jalur Aimere.

Permasalahan

Ketua Tim Kompas Jelajah Sepeda Flores memberikan perhatian khusus pada jalur Riung menuju Bajawa, yang mana menurut survei yang sudah dilakukan, merupakan jalur yang memiliki kendala karena pepohonan dan rumput yang tumbuh, hampir menutupi setengah badan jalan. Untuk itu diharapkan pemerintah dapat memperhatikan jalur tersebut, agar dapat dilakukan tindakan penebangan dan pembersihan.

Ketua Tim juga memberikan apresiasi dan penghargaan atas antusias dan dukungan pemerintah terhadap kegiatan Kompas Jelajah Sepeda Flores yang diharapkan dapat berdampak positif bagi masyarakat Bajawa dan Flores umumnya.

Peserta Rapat

Rapat pemantapan yang dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ngada, sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah, Perwakilan Media Kompas dan pihak keamanan dari Polres Ngada serta Kodim 1625 Ngada

( /merlyn idju lalu)